Ahok Paksa Transportasi Umum Beralih ke BBG, SPBG Mobile Disiapkan

Ahok Paksa Transportasi Umum Beralih ke BBG, SPBG Mobile Disiapkan

- detikNews
Rabu, 26 Nov 2014 14:58 WIB
Ahok Paksa Transportasi Umum Beralih ke BBG, SPBG Mobile Disiapkan
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkeinginan agar seluruh transportasi umum menggunakan bahan bakar gas (BBG). Bagaimana cara Ahok memaksakan mereka untuk beralih ke BBG?

"Gampang jangan ada subsidi minyak kamu begitu nggak ada BBM subsidi pasti akan pindah ke gas," ujar Ahok di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2014).

Mantan politisi Gerindra tersebut memprediksi dengan sendirinya akan transportasi umum akan dengan beralih ke BBG. Terlebih lagi jika benar nantinya sopir mereka dibajak Pemprov DKI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kamu nggak mau pindah ke gas akan hilang sendiri, sopir Anda akan saya bajak karena bus-bus kita datang dan baru-baru kita kasih 2 kali ump. Anda bisa ikut kami lebih sejahtera atau Anda tidak ikut dan akan mati sendiri (usahanya)," lanjutnya.

Menyoal ketersediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), Ahok akan mengadakannya di taman-taman dengan menancapkan pipa gas dan menyediakan Mobile Refueling Unit (MRU) yakni nit pengisian bahan bakar gas berupa Compressed Natural Gas (CNG) yang bisa berpindah-pindah.

"Kita sudah temukan kenapa bajaj dan angkot tidak suka ubah ke gas ternyata dia isi ke SPBG-nya jauh. Nah, kita cari cara letakkan di taman dulu. Saya letakkan unit yang mobile di taman," kata Ahok.

"Kayak di Waduk Pluit kan bagus tuh, kayak angkot-bajaj sudah beralih ke gas di Waduk Pluit. Jadi akal-akalnya saja gitu kita akan letakkan banyak MRU mobile dari gas ini di semua taman dekat pemukiman, sehingga angkot-bajaj itu semua akan beralih," pungkasnya.

(aws/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads