"Sudah menempuh jalur hukum, sudah lapor polisi. (Korban) yang luka-luka sudah di-BAP," ujar Fadel di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2014).
Fadel menyebut Yorrys membawa massa yang jumlahnya puluhan sebelum rapat pleno DPP lanjutan di Kantor DPP, Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakbar.
"Saya di DPP Golkar sejak pagi hari. Ada 60-70 orang tidur, saya cek mereka ditugaskan Pak Yorrys, saya suruh kasih nasi bungkus dan pada menjelang rapat pukul 15.00 WIB, saya lihat persis teman-teman di bawah pimpinan Yorrys bersama-sama Pak Agung Laksono untuk kemudian mempersiapkan sesuatu kami tidak tahu. (Tiba-tiba) barisan AMPG apel diserbu mereka," sambungnya.
Karena itu, diduga ada keterlibatan Agung dan Yorrys sebab keduanya yang menemui massa yang datang ke DPP. "Yorrys dan Agung ada terlibat di situ," tudingnya.
Menurut Fadel bentrokan terjadi ada kaitannya dengan perebutan kursi ketum menjelang Munas. Karena itu DPP menyesalkan terjadinya bentrokan.
Pada Selasa (25/11) malam, Fadel menemani Ical menjenguk korban luka. "Saya bersama Ketum datang ke RS Pelni melihat ada yang ditusuk, patah, dipukuli," sebut dia.
(fdn/van)











































