Fadli dan rombongan datang pada Selasa (25/11/2014) pagi. Dia kemudian melihat-lihat ruangan server dan ruangan perekaman data. Fadli juga sempat mencoba mengecek data dirinya.
Saat dia memasukkan sidik jari, tampak kemudian di layar data diri Fadli. "Saya sudah setahun bikin e-KTP, tapi sampai saat ini belum saya terima. Tapi tadi dikatakan mesti ke kelurahan, saya belum sempat ke kelurahan," urai dia.
Fadli bersama pimpinan Komisi II antara lain Riza Patria menanya-nanyai petugas yang ada di bagian server itu. Di kantor itu ada ruangan server dan ruangan perekam. Ada buku tamu di tempat itu, jadi semua yang datang mesti menulis di buku tamu.
Masuk ke ruangan server pun mesti melepas sepatu dan menggantinya dengan sandal. Ruangan amat tertata rapi dan bersih, juga dingin.
"Kapaistas server ini berapa?" tanya Fadli ke petugas. "600 Terabyte," jawab petugas itu.
"Ini masalah penyimpanan bagaimana, smua data ada di sini?" tanya Fadli lagi. "Server ada di dalam negeri semua, tidak ada di luar," jawab petugas itu.
Setelah melihat-lihat, Fadli Zon dan rombongan kemudian menggelar jumpa pers.
(ndr/mad)











































