Entah apa yang memicu perkelahian dua kelompok mahasiswa itu. Mereka terlibat perkelahian di depan kampusnya.
"Udah dari tadi sore, nggak tahu penyebabnya apa," ujar Syarifudin warga Cibesel, Jakarta Timur, Senin (24/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita takut dengan lemparan batunya, kena rumah. Karena mereka berkelahi di depan itu. Awalnya mahasiswa dari ujung jalan sana datang ke depan kampus, terus saling adu mulut sampai akhirnya lempar-lemparan batu," tuturnya.
Sementara salah seorang petugas kepolisian yang berjaga mengatakan perkelahian itu melibatkan kedua kelompok mahasiswa Trisakti. Lantaran kondisi tersebut pihak kepolisian memanggil bantuan Brimob Polda Metro Jaya.
"Nggak tahu masalahnya apa, tapi sekarang sudah kondusif setelah kita bubarkan," tutur petugas yang berjaga di depan kampus.
Saat ini kondisi depan kampus STMT Trisaksi telah berangsur kondusif. Mobil water Canon dan puluhan personil Brimob disiagakan sebagai antisipasi keributan susulan.
(edo/kha)











































