"Iya sebaiknya (terhadap sopir yang bandel) dilakukan pembinaan. Saya lebih senang kalau Organda juga bertindak seperti kita, ada provostnya, ada paminalnya," jelas Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Restu Mulya Budyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11/2014).
Diakui Restu, sopir angkutan umum di Jakarta banyak melakukan pelanggaran. "Ada sopir angkutan umum yang berkali-kali ditilang," imbuhnya.
Menurut Restu, Organda atau pun pihak PO angkutan umum sebaiknya memberikan pembinaan sekaligus juga penertiban bagi sopir yang melakukan pelanggaran lalulintas. Sebab, dengan adanya sopir yang melanggar lalulintas, tentu akan merugikan pihak perusahaan.
"Saya dalam hal ini sependapat kalau Organda bisa melakukan upaya-upaya penindakan ke dalam. Sopir yang disiplin diperlukan agar masyarakat aman, nyaman dalam berkendara," jelasnya.
Untuk diketahui, Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Zebra Jaya 2014 mulai tanggal 26 November - 9 Desember 2014. Dalam operasi ini, polisi memfokuskan masalah pelanggaran lawan arus dan menaikan serta menurunkan penumpang di sembarang tempat bagi angkutan umum.
(mei/jor)











































