Militan Irak Ancam Penggal 8 Sandera Cina

Militan Irak Ancam Penggal 8 Sandera Cina

- detikNews
Rabu, 19 Jan 2005 07:30 WIB
Baghdad - Gerilyawan Irak mengancam membunuh delapan orang sandera asal China. Mereka juga mengancam menutup perbatasaan dan jalan-jalan utama untuk menebar teror menjelang pemilu Irak pekan depan.Para penyandera memunculkan sebuah video tentang delapan orang Cina tersebut. Mereka mengancam akan membunuh sandera dalam 48 jam jika Cina gagal menjelaskan kenapa mereka yang sebelumnya mengkritik invasi AS ke Irak, justru membangun fasilitas bagi warga AS di Irak."Posisi pemerintah Cina dalam tindakan kami ini sudah jelas. Yaitu tidak ambil bagian dalam invasi dan agresi mereka (AS) ke negara kami," kata suara dalam rekaman video yang menunjukan orang bertopeng mengacungkan senjata ke para sandera. Seperti dikutip Reuters, Rabu (19/1/2005)."Kami minta pemerintah Cina mengkalifikasi posisinya itu. Kami akan membunuh mereka (sandera) dalam 48 jam setelah rekaman in ditayangkan, kecuali permintaan kami dilaksanaka," lanjut suara itu. Para militan mengaku sebagai anggota Brigade Nuamaan dari Gerakan Islam. Sementara itu, kantor berita Cina Xinhua mengatakan, diplomat Cina di Irak sedang berusaha membebaskan para pekerja konstruksi yang dilaporkan hilang sejak minggu lalu itu. Tidak diketahui secara detail pekerjaan warga Cina itu.Sebuah sumber menyebutkan delapan orang itu tidak terkait dengan proyek pembangunan AS di Irak. Saat ini, ribuan warga Asia termasuk Cina, dipekerjakan oleh kontraktor swasta untuk membangun infrastruktur Irak dan fasilitas militer AS.Menanggapi serangkaian teror dan penyanderaan itu, pemerintahIrak memperketat keamanan menjelang pemilu presiden 30 Januari 2005 mendatang. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads