Takut Banjir, Warga Kertapati Palembang Mengungsi
Selasa, 18 Jan 2005 21:22 WIB
Palembang - Takut banjir akan membesar, sejumlah warga di Kertapati Palembang mengungsi. Sementara itu, arus pengungsi akibat banjir dari Mesuji dan Muarakuang juga terus bertambah.Berbeda dengan Senin (17/1/2005) kemarin, hari ini Selasa (18/1/2005) udara di Palembang cukup panas. Namun, suasana itu tidak membuat ratusan warga di Kertapati Palembang untuk mengurungkan niatnya mengungsi."Hujan kan tidak dapat ditebak. Biso bae sore atau malam kagek hujan turun. Kalau sudah banjir besar, susah kita," kata Somad, warga Kertapati kepada detikcom, di sela-sela membereskan sejumlah barang milik keluarganya."Kami nak pindah ke rumah keluarga di Sekojo. Beberapa tetangga kami juga sudah pindah. Tetapi sebenarnya kami, para lelaki, tetap tinggal di sini. Anak dan istri kami bae yang pindah, kami kan mengawasi rumah," lanjut buruh bangunan itu.Somad dan ratusan keluarga di Kertapati layak khawatir dengan ancaman banjir. Sebab pada akhir Desember 2003 lalu, banjir besar melanda kawasan Kertapati yang termasuk daerah rendah dan dekat Sungai Musi itu.Meskipun tidak ada korban jiwa, banjir itu menghabiskan harta benda milik masyarakat yang sebagian besar tinggal di bawah kolong rumah atau rumah-rumah panggung yang tiangnya rendah.Saat ini air memang sudah menaik di kawasan Kertapati. Beberapa dapur rumah warga bahkan air sudah dimasuki air bila Sungai Musi pasang.Sementara pengungsi dari Mesuji, Ogan Komering Ilir dan Muara Kuang, Ogan Ilir, terus mengalir. Mereka mengungsi akibat banjir karena meluapknya Sungai Komering dan Sungai Ogan itu belum surut-surut juga.Arus pengungsi juga mempengaruhi jumlah penumpang dari dua daerah itu."Kalau bertahan di sana atau mengungsi dengan yang lain di dalam tenda yang didirikan pemerintah, aku takut anak-anak kami terserang penyakit. Jadi, kami putuskan ke rumah adikku di Palembang," kata Sulaiman, warga Muara Kuang, kepada detikcom, saat turun dari bus di Terminal Karyajaya Palembang.
(fab/)











































