Jamaah Haji Asal Aceh Ingin Langsung Pulang ke Aceh
Selasa, 18 Jan 2005 18:45 WIB
Jakarta - Para jamaah haji asal Aceh yang kini berada di Mekkah, ingin langsung pulang ke Aceh seusai menunaikan ibadah haji. Mereka menolak diinapkan di daerah lain, meskipun rumahnya di Aceh hancur atau keluarganya hilang. Informasi ini disampaikan Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif saat menghubungi detikcom, Selasa (19/1/2005). Saat ini, Zaenal bersama sejumlah anggota DPR lainnya sedang memantau pelaksanaan haji di Tanah Suci Mekkah. Menurut Zaenal, tim pemantau dari DPR telah mengunjungi maktab-maktab jamaah haji asal Aceh. Saat melakukan dialog, para jamaah haji asal Aceh prihatin dengan kejadian tsunami di Aceh. Mereka akan berdoa untuk kejayaan Aceh kembali. Zaenal juga menyampaikan, para jamaah haji asal Aceh ini menolak diinapkan terlebih dulu di kota lain di Indoensia sepulangnya dari Mekkah. "Apa pun yang telah terjadi, meski rumah mereka hancur dan tidak punya apa-apa lagi, mereka meminta tetap langsung didaratkan di Aceh," kata Zaenal. Zaenal yang saat ini berada di dekat Masjidil Haram menyatakan, dirinya bersama tim pemantau lain sedang mengedarkan selebaran permintaan agar para jamaah haji mendoakan warga Aceh yang menjadi korban tsunami. Kebetulan, saat ini sedang bersiap menuju Arafah untuk wukuf. "Kita mengedarkan surat-surat ini dalam bahasa Inggris, Arab, dan Indonesia. Intinya edaran ini mengimbau jamaah haji dari semua negara mendoakan Aceh saat wukuf di Arafah," ungkap Zaenal.
(asy/)











































