Bayar Rp 3 Juta, Hapsah Tinggalkan Klinik, Rabu

Bayar Rp 3 Juta, Hapsah Tinggalkan Klinik, Rabu

- detikNews
Selasa, 18 Jan 2005 18:30 WIB
Makassar - Ny. Hapsah, ibu muda yang terbelit biaya persalinan di klinik BKIA Restu Bunda, Makassar, batal meninggalkan klinik sore ini. Dia akan pulang, Rabu (19/1/2005) besok. Saat ini, Hapsah sudah membayar biaya persalinan Rp 3 juta. Rencananya, Hapsah akan meninggalkan klinik sore ini, setelah pihak klinik membolehkan dirinya membayar biaya persalinan sebanyak Rp 5,5 juta dengan cara dicicil. Tapi, Hapsah membatalkannya. "Saya tidak jadi pulang, karena saya ingin tunggu bidan Nunuk (pemilik klinik-red). Saya mau ucapkan terima kasih atas perawatannya. Tidak enak pulang tanpa pamit tanpa Bu Nunuk. Saya pulang besok sekitar pukul 10.00-11.00 WITA," kata dia saat ditemui detikcom di klinik, Selasa (18/1/2005). Hapsah mengaku sore ini dirinya sudah membayar Rp 3 juta untuk biaya persalinan dan perawatannya. "Saisanya Rp 2,5 juta akan saya cicil," jelas Hapsah. Menurut dia, uang Rp 3 juta itu didapatkan oleh suaminya, setelah meminta bantuan kepada masyarakat dan para anggota DPRD Makassar. Uang Rp 3 juta itu dibawa dan dibayarkan oleh sejumlah kerabatnya yang datang ke klinik itu. Rencananya, para kerabat itu sekaligus menjemput Hapsah. Tapi, rupanya Hapsah malah menunda kepulangannya. Hapsah juga membantah bahwa dirinya diperlakukan dengan tidak baik selama di klinik. "Tiap hari saya dikasih makan seperti biasa, nasi pakai telur atau kadang-kadang malah pakai daging ayam," tuturnya.Bidan Nunuk memang sedang tidak ada di klinik hari ini. Soalnya, Bidan Nunuk sedang bertugas di RS Labuang Baji, Makassar. Sementara Bidang Yuli, juga pemilik klinik, sedang bertugas di RS Fatimah. Kasus yang dialami Hapsah ini sebelumnya juga diberitakan media lokal. Sebelumnya diberitakan bahwa Hapsah tidak diperbolehkan pulang oleh pihak klinik, bila belum membayar biaya persalinan. (asy/)


Berita Terkait