"Dalam waktu dekat ini mungkin minggu depan panggil Kapolri, karena banyak terjadi kekerasan di berbagai tempat," kata wakil ketua komisi III Desmon Mahesa di gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Desmon mengatakan, bentrokan di Batam antar dua institusi bersenjata itu bukti lalainya pimpinan Polri maupun TNI. Keduanya juga dinilai gagal bisa mengantisipasi bentrok yang mungkin terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dalam pemanggilan Kapolri minggu depan, Desmon menuturkan bukan saja soal konflik di Batam tapi juga beberapa daerah lain yang diduga dilakukan oleh kepolisian.
"Di Sidoarjo polisi keroyok warga sampai meninggal, ini saya dapat SMS kader HMI meninggal digebuki polisi. Jadi kekerasan oleh aparat mirip zaman orde baru," kata mantan aktivis 98 itu.
"Ditambah satetment Kapolri yang akan memback-up pemerintah, ini apa?," pungkasnya.
(iqb/van)











































