"Cuma suara saja, dar-der-dor. Yang jelas di sekitar dan dari Mako Brimob," kata Hendra, warga yang tinggal di sekitar Mako Brimob, Jl Trans Barelang, Batu Aji, Batam, Kamis (20/11/2014).
Hendra yang berprofesi sebagai satpam ini mendengar suara tembakan mulai sore hari. Saat itu, pimpinan TNI dan Polri bertemu dengan dimediasi Wagub Soeryo Respationo setelah anggota Yonif 134 dan personel Brimob terlibat cekcok. Warga kaget karena mendengar tembakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suara tembakan baru berhenti sekitar pukul 03.00 WIB. Warga tak mengetahui pasti kejadiannya. Selain kondisi gelap karena listrik dimatikan, kondisi lokasi sangat mencekam.
Saat ini, kondisi sudah kondusif. Bahkan cenderung sepi. Tak banyak warga berlalu lalang di depan Mako Brimob dan Markas Yonif 134 yang berada di jalan yang sama itu.
Versi Menko Polhukam Tedjo Edhy, bentrokan para 'pengayom rakyat' itu terjadi karena bentrokan mereka pada September 2014 belum sepenuhnya didamaikan. Jadi, bentrokan Rabu kemarin merupakan kelanjutan yang pertama. Ketika personel kedua kubu bertemu di lapangan dan saling pandang-pandangan, dendam lama pun terkoyak kembali.
(try/nrl)











































