Rumah duka Sri mulai ramai didatangi kerabat, keluarga dan teman-teman korban pagi ini. Mereka berkumpul di halaman rumah yang juga dipasangi tenda putih sembari menunggu jenazah Sri untuk disemayamkan.
Pantauan detikcom di Perumahan Gran Cirendeu Blok D 202 Jl Taruma Negara No 101, Ciputat, Tangsel, Kamis (20/11/2014) sekitar pukul 10.45 WIB suara isak tangis terdengar di rumah duka. Tak terkecuali dari sang anak, Anggia Faradira (15).
Rumah bertembok batu yang didominasi warna cokelat itu terlihat ramai didatangi para pelayat. Tak hanya kerabat dan teman-teman korban, tetapi juga teman-teman Anggia juga tampak hadir mengenakan seragam batik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Merasa sangat kehilangan, korban orangnya baik dan tidak pernah punya musuh. Saya kaget dengan kejadian ini," ujar salah seorang teman korban dalam Komunitas Mobil Honda Freed, Dunda Mey, sambil menangis.
Hingga kini keluarga dan para pelayat masih menunggu kedatangan jenzah Sri. Kabarnya, jenazah masih dalam perjalanan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakpus.
Sri ditemukan telah membusuk tersandar di kursi sebelah kiri mobil di bagian depan dalam mobil Freed bernopol bernopol B 136 SRI. Mobil itu tercatat parkir sejak Sabtu 15 November 2014.
Aparat kepolisian kini masih memburu pria berinisial JAH. Pria bernama lengkap Jean Alter itu diduga teman dekat Sri.
(aws/nwk)










































