Wagub Kepri: TNI dan Polri Sempat Damai Sebelum Ada Rentetan Tembakan

Wagub Kepri: TNI dan Polri Sempat Damai Sebelum Ada Rentetan Tembakan

- detikNews
Rabu, 19 Nov 2014 22:23 WIB
Jakarta -

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Soerya Respationo berada di Mako Brimob Batam, Kepri saat terjadi rentetan tembakan dalam bentrokan antara TNI dan Polri. Keberadaannya di lokasi tersebut untuk mendamaikan kedua belah pihak.

Soerya mengatakan, menurut laporan yang diterimanya, bentrokan antara TNI dan Polri itu berawal karena ada saling melihat antar anggota Brimob dan Batalyon. Aksi ini kemudian sudah berhasil didamaikan.

"Ini hanya adanya saling lihat-lihatan. Tadi pagi sudah diberi pengertian oleh masing-masing atasannya. Tadi juga sudah ada Danrem dan Danyonnya, dan sudah selesai. Namun jelang sore Mako Brimob kemudian ditembaki dari luar," ujar Sorya saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (19/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soerya mengatakan, sejak sore hingga malam hari ini dirinya masih berada di dalam Mako Brimob. Dia masih berusaha untuk bisa mendamaikan kedua belah pihak.

"Saya belum tahu situasi di luar. Saya berusaha untuk bertemu Pangdam dan Danrem juga kapolda untuk segera duduk bersama," katanya.

"Ini hanya masalah sepele, karena saling lihat-lihatan yang akhirnya jadi begini. Sudahlah, akhiri ini, kasihan masyarakat," tambahnya.

Hingga pukul 22.00 WIB, suara tembakan masih terdengar di lokasi Mako Brimob Batam. Suara tembakan tersebut terdengar dari berbagai arah. Belum diketahui apakah ada korban dalam bentrokan antara TNI dan Polri ini.

"Saya sekarang masih berada di dalam Mako Brimob. Suara tembakan masih terdengar sejak sore tadi hingga sekarang," ujar Soerya saat dikonfirmasi detikcom pukul 22.00 WIB.

(jor/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads