Setelah polisi berhasil memukul mundur mahasiswa dengan menggunakan water canon dan tembakan gas airmata, hingga masuk ke kampusnya, arus lalu lintas yang tadinya diblokir dibuka kembali.
Saat situasi mulai kondusif, Panglima Kodam VII Wirabuana Mayjen Bachtiar sempat menenangkan mahasiswa. Kedatangan Jenderal TNI bintang dua ini disambut hangat oleh para mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pengamanan unjukrasa mahasiswa di Makassar, polisi diback-up Pasukan Anti Huru-hara TNI AD yang dibekali pentungan dan tameng. Beberapa obyek vital, aparat kepolisian berbarengan dengan anggota TNI AD melakukan penjagaan
(mna/try)











































