"Saat ini kondisi sudah aman, sudah kondusif. Ada 15 hingga 20 orang anggota Brimob dan TNI yang terlibat, sudah diamankan dan diberikan peringatan dari satuan masing-masing," ujar Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya saat dihubungi detikcom, Rabu (19/11/2014).
Menurutnya, puluhan anggota yang bertikai ini pasti akan diberikan peringatan oleh kepala satuan masing-masing. Walaupun begitu, dirinya membantah bahwa bentrok ini terjadi hingga terjadi baku tembak serta menimbulkan kerusakan yang signifikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perselisihan antara anggota Yonif-134 dan personel Brimob terjadi di depan Markas Brimob, Rabu (19/11). Berawal saat 2 anggota TNI berpangkat Pratu dan Praka bertemu 2 anggota Brimob di kios eceran jalan Trans Barelang, Kecamatan Sagulum. Entah kenapa mereka adu mulut.
"Kejadian itu menyebar pada sejumlah anggota Batalion Infanteri lainnya. Sedikitnya 30 orang mendatangi markas Brimob untuk mengklarifikasi," kata Brigjen Eko Margiyono.
Kombes Tory Christianto mengatakan hal yang sama. Dua anggota Brimob yang adu mulut dengan anggota TNI berpangkat Bripda. "Sekarang sudah didamaikan," katanya.
(rni/try)










































