Effendi Simbolon: Saya Cuma Outsourcing di PDIP

Effendi Simbolon: Saya Cuma Outsourcing di PDIP

- detikNews
Selasa, 18 Nov 2014 20:55 WIB
Jakarta - Politisi PDIP Effendi Simbolon dikenal sebagai kader partai banteng moncong putih yang menolak kenaikan har‎ga BBM. Kini setelah pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla benar-benar menaikkan harga BBM, Effendi tetap tak berubah sikap.

Lantas bagaimanakah masa depannya di PDIP jika berbeda dengan sikap partai yang mendukung kenaikan BBM?

"‎Wallahu a'lam. Saya kan cuma outsourcing di PDIP. Kapan di-'hire', kapan dipecat, 'at any time' dia bisa putus hubungan kerja," kata Effendi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Effendi menegaskan soal konsistensi sikapnya‎. Di sisi lain, anggota PDIP yang dulu menolak kenaikkan BBM namun saat ini sudah mendukung kenaikan BBM yakni Rieke Diah Pitaloka, sudah menyatakan sikap sesuai dengan Fraksi PDIP. Lebih lanjut, Effendi tak terlalu berpikir soal sanski pemecatan yang bisa dijatuhkan ke dirinya.

"‎Kok sanksi sih. Saya kan sebagai wakil kalian. Ini saya pribadi," kata Effendi kepada wartawan.

Effendi mengaku telah menyampaikan aspirasinya menolak kenaikan harga BBM ke pemerintahan Jokowi-JK. Namun dia menilai aspirasinya yang menolak kenaikan harga BBM tak didengar pemerintah.‎

‎"Tapi mungkin suara saya tidak terdengar. Ya silakan saya, saya tentu sebagai anggota DPR sangat menyesalkan dan minta maaf kepada konstituen saya telah melukai hati mereka. Saya doakan agar Tuhan mengampuni mereka (pemerintah)," kata Effendi.

‎Dia menilai kebijakan itu bernuansa liberal. Akhirnya BBM bersubsidi naik sebesar Rp 2.000,00. "Ya kan salam Rp 2.000,00.," kata Effendi santai.

(dnu/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads