"WNI di sana itu tidak pindah. Di perbatasan itu ini kampung kita hutan dan nggak ada jalan. Dan sebelahnya Malaysia ada lapangan kerja, sawit. Dan dua kampung ini bersaudara," ujar Tedjo di kantornya, Selasa (18/11/2014).
Tedjo juga tidak menampik bahwa beberapa WNI di sana memiliki dua kartu kewarganegaraan. Hal tersebut terjadi dikarenakan mereka di Malaysia untuk mencari nafkah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pihak Kemenlu juga telah melakukan pengamatan di lokasi bersama dengan instansi teknis dan Pemda serta hasil koordinasi dengan Kemendagri, Kemenhan, TNI AD, dan Badan Nasional Perbatasan. Hasilnya, tidak ditemukan eksodus WNI dari desa Kinokod, Simantipal, dan Sinapad ke wilayah Malaysia.
(spt/fjr)











































