Pemerintah Diminta Kaji Ulang Isolasi Anak-Anak Aceh

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Isolasi Anak-Anak Aceh

- detikNews
Selasa, 18 Jan 2005 13:55 WIB
Jakarta - Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan mengisolasi anak-anak keluar dari Aceh menyusul kemungkinan terjangkitnya wabah penyakit pasca bencana tsunami."Kalau memang perkiraan wabah penyakit tidak begitu membahayakan maka sebaiknya anak-anak tetap di Aceh. Tetapi kalau ternyata berbahaya maka sebaiknya pemerintah membuat kalkulasi ulang tentang isolasi di sana," kata Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (18/1/2005).Menurut Hasyim, jika isolasi terus berlangsung maka PBNU hanya bisa memasukkan 9.000 anak ke pesantren yang tidak rusak di Aceh. "Tetapi, bila diperbolehkan, anak-anak yang bisa ditampung bisa disalurkan ke sejumlah pesantren di Sumut, Sumbar dan Pulau Jawa sebesar Rp 20 ribu anak," ujar Hasyim Muzadi.Hasyim menilai dalam penyelamatan anak didik dan generasi di NAD karena pemerintah masih membatasi anak-anak tidak boleh keluar dari Aceh, maka akan diperdayakan pesantren yang akan digunakan.Lebih lanjut, dia mengatakan PBNU akan mengirimkan guru-guru yang dibagi menjadi dua tugas, yaitu sebagai pengajar di pesantren juga menanggulangi stres sosial. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads