Kenaikan harga BBM bersubsidi telah diumumkan Presiden Joko Widodo. Kenaikan harga yang berlaku mulai pukul 00.00 WIB nanti tersebut membuat para pengendara motor dan mobil rela mengantre hingga luber ke jalan raya untuk membeli BBM.
Pantauan detikcom di SPBU 31.12701 yang berada di Jalan Raya Kemang, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2014), antrean kendaraan bermotor telah mengular di kawasan ini sejak pukul 21.30 WIB, tak lama setelah Jokowi mengumumkan kenaikan harga premium dari harga Rp 6.500 hingga Rp 8.500 per-liter. Akibatnya, jalanan yang setiap malam sepi, kali ini menjadi tersendat, imbas dari antrean kendaraan yang ingin membeli BBM.
Belasan petugas SPBU dan petugas keamanan tampak sibuk mengamankan kendaraan yang ingin keluar dan masuk SPBU. Sementara kendaraan yang ingin masuk ke area pengisian bahan bakar tersebut telah mengantre sepanjang 1 kilometer sebelum pintu masuk SPBU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edward yang menggunakan kendaraan roda empat ini mengaku harus mengisi bensinnya malam ini, karena kenaikan harga BBM yang cukup tinggi. "Lumayan juga, dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 per-liter. Kalau diisi full di harga segitu ya lumayan juga, makanya saya bela-belain isi sekarang," jelasnya.
(rni/rmd)











































