Dari pantauan detikcom di SPBU Ahmad Yani Semarang, sekitar pukul 21.00 antrean masih normal seperti biasa. Namun tidak sampai 30 menit, baik motor dan mobil sudah mengular hingga ke Jalan Ahmad Yani. Petugas keamanan pun terlihat sibuk mengatur lalu lintas.
Salah satu warga yang ikut mengantre, Dani Aditya (19) mengaku rela antre panjang untuk mengisi penuh bahan bakar motornya. Ia takut tidak kebagian premium atau harus membayar lebih mahal kalau membeli besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antrean yang semakin panjang bahkan membuat salah satu warga kena marah warga lainnya karena menyerobot antrean. Saat ini petugas kepolisian sudah datang dan membantu mengatur situasi.
Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU lain seperti di Jalan Majapahit, Kedungmundu, Ngesrep, dan Undip Tembalang. Antrean yang panjang hingga ke jalan membuat kemacetan ratusan meter tidak terhindarkan.
Presiden Jokowi sudah mengumumkan kenaikan harga premium menjadi Rp 8.500/liter. Sementara itu Humas Pertamina MOR IV Jateng - DIY, Roberth mengatakan saat ini pihaknya masih mengkondisikan antrean masyarakat paska pengumuman itu.
"Kondisi SPBU sedang pengondisian utk TL Kenaikan BBM," kata Roberth lewat pesan singkatnya kepada detikcom.
(alg/try)











































