Antrean Pembeli di SPBU Semarang Membeludak hingga Macetkan Jalan

Antrean Pembeli di SPBU Semarang Membeludak hingga Macetkan Jalan

- detikNews
Senin, 17 Nov 2014 22:13 WIB
Antrean Pembeli di SPBU Semarang Membeludak hingga Macetkan Jalan
Antrean pembeli di SPBU Jl Ahmad Yani Semarang (Foto: Angling AP/detikcom)
Semarang - Setelah pengumuman kenaikan harga BBM diumumkan Presiden Jokowi, sejumlah SPBU di Kota Semarang penuh sesak dengan antrean. Imbasnya jalan raya macet.

Dari pantauan detikcom di SPBU Ahmad Yani Semarang, sekitar pukul 21.00 antrean masih normal seperti biasa. Namun tidak sampai 30 menit, baik motor dan mobil sudah mengular hingga ke Jalan Ahmad Yani. Petugas keamanan pun terlihat sibuk mengatur lalu lintas.

Salah satu warga yang ikut mengantre, Dani Aditya (19) mengaku rela antre panjang untuk mengisi penuh bahan bakar motornya. Ia takut tidak kebagian premium atau harus membayar lebih mahal kalau membeli besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya anak kuliahan mas. Gimana ya kalau naik. Ini mau isi full, saya enggak tahu mau naik berapa," kata Dani kepada detikcom, Senin (17/11/2014).

Antrean yang semakin panjang bahkan membuat salah satu warga kena marah warga lainnya karena menyerobot antrean. Saat ini petugas kepolisian sudah datang dan membantu mengatur situasi.

Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU lain seperti di Jalan Majapahit, Kedungmundu, Ngesrep, dan Undip Tembalang. Antrean yang panjang hingga ke jalan membuat kemacetan ratusan meter tidak terhindarkan.

Presiden Jokowi sudah mengumumkan kenaikan harga premium menjadi Rp 8.500/liter. Sementara itu Humas Pertamina MOR IV Jateng - DIY, Roberth mengatakan saat ini pihaknya masih mengkondisikan antrean masyarakat paska pengumuman itu.

"Kondisi SPBU sedang pengondisian utk TL Kenaikan BBM," kata Roberth lewat pesan singkatnya kepada detikcom.

(alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads