Kepala Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo mengatakan insiden tersebut bermula saat warga setempat yakni Erwin (40), Rudi, Saleh, dan Ondang Basri selama 3 hari melakukan pengeboran sumur hingga kedalaman 65 meter. Namun, saat hendak kembali melanjutkan pengeboran dan menambah kedalaman mesin bor tiba-tiba tidak dapat berputar dan menabrak pipa.
"Dengan menabrak pipa, sehingga bor macet dan pekerja sumur tersebut mencabut bor sebanyak 4 kali namun tiba-tiba luapan lumpur langsung menyembur kurang lebih 2 meter keluar dengan deras," kata Sutopo melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Minggu (16/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada korban jiwa dalam semburan lumpur," ujarnya.
(tfn/fjr)











































