Informasi dari warga Kelurahan Tritip, Balikpapan, Mujahid Jiho (36), semburan lumpur terjadi pada hari Sabtu (15/11) pukul 17.00 Wita. Hingga Minggu (16/11) pukul 12.00 Wita, lumpur masih mengucur deras di lokasi.
"Dampaknya sekarang dua rumah dan masjid sudah tergenang lumpur. Informasi beragam ada yang bilang semburan sampai 10 meter dan ada juga hingga 12 meter," kata Jiho kepada detikcom, Minggu (16/11/2014) petang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semburan ini berawal dari pengeboran yang dilakukan oleh warga untuk mencari sumber air yang pada kedalaman sekitar 60 meter, diduga mengenai pipa gas sehingga menimbulkan semburan gas disertai lumpur. Setelah ditelusuri ternyata semburan lumpur berasal dari samping masjid Al Ikhlas. Semburan pertama setinggi lebih kurang 10 meter," jelasnya.
Untuk mengantisipasi makin melebarnya semburan lumpur, puluhan personel TNI, Polri dan Basarnas mengamankan lokasi. "TNI, polisi, dan Basarnas sampai sekarang masih di lokasi untuk mengamankan. Warga diminta untuk tidak merokok dan menyalakan handphone saat di lokasi," terang Jiho.
Beruntung dari insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Alhasil hingga saat ini di sekitar lokasi kejadian telah diberi police line agar warga tidak memasuki lokasi.
"Sekitar 20 KK sudah diminta mengungsi dan diungsikan ke kerabat terdekat dan Asrama Haji Batakan," ucapnya.
(tfn/nrl)











































