"Peringatan tsunami belum dicabut. Nanti kita lihat 2 jam lagi bagaimana," kata Kepala BNPB Syamsul Ma'arif di kantor BNPB, Jl Juanda, Jakarta Pusat, Sabtu (15/11/2014).
BNPB masih melakukan antisipasi jika terjadi gempa susulan berikutnya. Hasil assesment sementara, tidak ditemukan kerusakan bangunan maupun insfrastruktur akibat gempa yang terjadi di Laut Maluku tersebut. Korban luka maupun jiwa juga dinyatakan tidak ada hingga saat ini.
"Aktivitas warga sudah normal kembali seperti semula. Sudah kondusif," ujar Syamsul.
Hingga saat ini sudah terjadi 5 kali gempa susulan sejak gempa berkekuatan 7,3 SR pada pukul 09.30 WIB tadi. Gempa dirasakan sangat kuat di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Kepulauan Sula, Ternate. Sejumlah daerah yang statusnya masih siaga tsunami di antaranya Halmahera, Talaud, Bolaang Mongondow Selatan.
(kff/imk)











































