Ahok Akan Terapkan 'Gerakan Pungut Sampah' di DKI Jakarta

Ahok Akan Terapkan 'Gerakan Pungut Sampah' di DKI Jakarta

- detikNews
Jumat, 14 Nov 2014 22:26 WIB
Ahok Akan Terapkan Gerakan Pungut Sampah di DKI Jakarta
Jakarta - Permasalahan sampah di DKI Jakarta tidak pernah usai. Masyarakat DKI Jakarta masih belum peka dan kerap kali membuang sampah sembarangan. Alhasil hal tersebut mengakibatkan banjir dan sarang penyakit.

Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan akan menerapkan 'Gerakan Pungut Sampah' di DKI Jakarta. Kegiatan itu akan diterapkan selama seminggu sekali.

"Kita bentuk Gerakan Pungut Sampah, seminggu sekali kan kita punya PNS begitu banyak, terus ada swasta juga. Nah kita pengen Jumat itu kayak dulu, sekalian olahraga pagi, setengah jam mesti pungutin, orang akan gerakan mungut sampah, seminggu sekali," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta akan melaunching 'Gerakan Pungut Sampah' pada tanggal 22 November 2014 hingga 28 November 2014 di Lapangan Menteng. Dia menegaskan akan ketat dalam menjalankan program ini.

"Nah makanya mesti gerakin masyarakat juga kan, terus pasang CCTV. Sungai Ciliwung itu orang buang sampah terus, padahal kan bisa diatur," jelasnya.

Dalam melaksanakan program tersebut, Ahok akan menggerakkan Lurah dan Camat di setiap wilayah di DKi Jakarta. "Jadi kita mau tidak mau mesti gerakan lurah dan camat itu kalo nggak ada TPS, ya ditentuin masyarakat mesti diajari. Tiap pagi, siapin sampah, jangan sampai dibuang ke sungai, jadi masyarakat kayak gitu mesti diperingatin," terangnya.

"Makanya kita mesti dorong, kalau tiap Jumat gerakan kayak di Bandung, yang seminggu 3 kali," sambungnya.

Namun, Ahok mengaku tidak akan menerapkan sanksi apabila mendapati warga yang membuang sampah sembarangan. "Enggak ada sampai dia malu aja, nangkapnya susah, sampai dia malu aja," ucap mantan Bupati Belitung Timur ini.

"Kalau orang corat-coret dinding gimana? kita akan cat ulang, sampai dia kapok. Jadi lama-lama diharapkan masyarakat terbiasa menjaga kebersihan," pungkasnya.

(tfn/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini