Kini reklame berukuran sekitar 2x4 meter ini telah dicopot. Menurut petugas keamanan setempat, Arief, reklame ini diamankan oleh pihak kepolisian.
"Neon boxnya diambil untuk olah TKP," kata Arief di STC, Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2014).
Sementara itu, garis polisi masih terpasang mengelilingi kursi kayu cokelat tersebut. Tidak ada pengunjung yang mendekat ke lokasi tewasnya Amanda ini.
Meski sudah 4 hari pasca kejadian tersebut, pihak manajemen STC masih belum memberikan konfirmasi terkait hal ini. Hanya petugas keamanan yang memberikan jawaban singkat atas kejadian tersebut.
"Kami masih tunggu hasil Puslabfor," ujarnya.
Sebelumnya STC telah menyambangi kediaman orang tua Amanda 2 kali. Mereka berniat memberikan santunan atas tewasnya Amanda. Namun ibu Amanda, Evelin Sandra Dewi (31) menolak pemberian tersebut. Bagi Evelin, yang lebih penting adalah pengakuan dari pihak STC bahwa tewasnya Amanda merupakan kelalaian pengelola pusat perbelanjaan tersebut.
(kff/rvk)











































