Nasib Kotak Pos, Dulu Kerap Dihampiri Kini Merana Sendiri

- detikNews
Jumat, 14 Nov 2014 16:14 WIB
Jakarta - Sebelum era internet, kotak pos ini sangat disayang, sering dihampiri orang. Ada saja yang menghampiri untuk mengirim surat hingga kartu pos pengobat rindu. Kini, kotak berwarna oranye ini lama-lama semakin merana sendiri.

Seperti yang tampak di depan Gedung Menara Selatan, di seberang Halte Busway Karet Kuningan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/11/2014), kotak pos berwarna oranye bertuliskan 'Pos Indonesia BIS SURAT' itu tampak sudah berkarat pada empat penyangganya. Saat detikcom menghampiri nyaris beberapa jam, tak ada satu orangpun yang tampak mencemplungkan surat atau kartu pos.

Namun, seorang satpam di Gedung Menara Selatan menyebutkan, petugas PT Pos masih mengecek kotak itu setidaknya sepekan sekali. Namun, dia tak melihat 'Pak Pos' mengambil segepok surat.

"Kalau kotak pos ini masih dikunjungi sama petugas pos. Biasanya seminggu sekali. Suratnya beberapa saja, tidak banyak," kata satpam yang enggan disebutkan namanya itu.

Dia sendiri sudah dua tahun menjadi satpam di Gedung Menara Selatan, dan saat menjadi satpam di gedung itu, kotak pos itu sudah berdiri di depan gedung.

"Kotak pos inio bisa dibilang kumuh. Tapi kan kotak pos ini mungkin berfungsi sama orang yang nggak punya email atau apa," imbuhnya.

Di kota Jakarta, yang kehidupannya dinamis dan sarat teknologi, kotak pos itu mungkin sudah sangat berkurang perannya. Semua surat bisa dikirimkan via internet dalam hitungan detik, tidak seperti dikirim melalui pos yang membutuhkan waktu beberapa hari.

Setidaknya itu yang dikatakan Ayu (19), mahasiswi yang saat itu melintas turun dari Halte Busway Karet Kuningan, yang ujungnya berhadapan dengan kotak pos itu.

"Ini udah zaman modern, via email segala macam. Kotak Pos Indonesia sudah jarang yang pakai, lebih ngetren JNE Tiki. Daripada merusak pemandangah lebih baik diangkat aja," celetuknya. 

(nwk/nrl)