Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY telah memetakkan beberapa kemungkinan terjadinya bencana selama musim penghujan. Di antaranya banjir lahar dingin sisa erupsi gunung Merapi tahun 2010 lalu, banjir akibat luapan sungai atau karena tidak berfungsinya drainase, dan tanah longsor.
Kepala BPBD DIY, Gatot Saptadi mengatakan potensi terjadinya banjir lahar hujan masih besar. Meski kondisi material lahar dingin sekarang sudah tidak seperti dulu karena sudah mengeras. Namun, intensitas hujan yang tinggi untuk dapat membawa material lahar dingin tersebut.
"Potensi lahar hujan masih tinggi, material masih ada sekitar 40 juta meter kubik di atas. Lahar hujan ini akan mengalir di sejumlah sungai yang perlu diwaspadai," kata Gatot di kantor BPBD DIY, Kamis (13/11/2014).
Sungai-sungai yang dilintasi lahar hujan di wilayah DIY yakni Sungai Boyong yang menuju ke Kali Code, Kali Kuning, Kali Gendol dan Opak serta Kali Woro. Untuk mengantisipasi dampak banjir lahar hujan ini, sekitar 30 early warning system yang ada akan dioptimalkan.
Sementara itu, BPBD DIY memetakkan rawan terjadi tanah longsor saat musim penghujan di 16 kecamatan, yakni di Kabupaten Bantul terdapat 4 kecamatan meliputi Dlingo, Imogiri, Pleret, dan Piyungan. Kabupaten Gunungkidul terdapat 6 kecamatan yakni Patuk, Gedang Sari, Ngawen, Nglipar, Semin, dan Ponjong.
Kabupaten Kulonprogo terdapat 5 kecamatan yakni Kokap, Pengasih, Girimulyo, Samigaluh, dan Kalibawang. Sementara di Kabupaten Sleman terdapat di satu kecamatan yakni Prambanan. β¬
βͺ
Daerah rawan banjir terdapat di 15 Kecamatan. Di Kabupaten Bantul terdapat di 7 kecamatan yakni Pandak, Srandakan, Sanden, Kretek, Sewon, Jetis, dan Imogiri. Di Kulonprogo di 5 kecamatan, yakni Temon, Galur, Lendah, Wates, dan Panjatan. Di Kota Yogya di 3 kecamatan yakni Danurejan, Tegalrejo, dan Gedong tengen. β¬
Sementara untuk saat ini, menurut Gatot, DIY masih berada pada musim pancaroba, meski hujan sudah turun. Namun, hujan yang turun di DIY ini belum merata. Di sejumlah daerah di Kabupaten Gunungkidul masih belum turun hujan. Pada musim pancaroba ini, yang perlu diwasapadai adalah bencana angin puting beliung atau angin kencang. (vid/vid)











































