Soal UMP Jakarta, Ahok: Kita Maunya KHL Rp 2,6 Juta

Soal UMP Jakarta, Ahok: Kita Maunya KHL Rp 2,6 Juta

- detikNews
Kamis, 13 Nov 2014 20:42 WIB
Soal UMP Jakarta, Ahok: Kita Maunya KHL Rp 2,6 Juta
Jakarta - Sejumlah organisasi buruh menuntut UMP 2015 sebesar Rp 3,3 juta kepada Pemprov DKI. Menurut Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama, tuntutan itu tak sesuai dan Pemprov memilih menggunakan hitungan kebutuhan hidup layak (KHL) sebesar Rp 2,6 juta atau Rp 2,7 juta.

"Kita nggak ikutin buruh karena ada rumusnya, ada formulanya kok," kata pria yang akrab disapa Ahok itu di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2014).

Menurut Ahok, Pemprov DKI tetap pada pendiriannya yaitu menaikkan UMP sesuai KHL. Bukan menaikkan UMP sesuai keinginan, melainkan kebutuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita itu maunya KHL, jadi kita kalau berdebat dari KHL kita ikutin, yang masuk akal mana, yang penting KHL. Kalau KHL sudah ditentukan, dikasih rumus jadi UMP," ujar Ahok.

Dalam tuntutannya, buruh meminta UMP sebesar Rp 3,3 juta agar mereka bisa berekreasi ke bioskop bahkan ke Dufan Ancol, sehingga Ahok menilai UMP versi buruh Rp 3,3 juta dibuat-buat.

"Buruh kan dari pertama pokoknya mau Rp 3,3 juta. Dicari-cari alasannya, ya nggak bisalah," tutup Ahok.

(vid/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads