Singapura Tarik 3 Heli Chinook dari Aceh dan Medan

Singapura Tarik 3 Heli Chinook dari Aceh dan Medan

- detikNews
Senin, 17 Jan 2005 20:00 WIB
Medan - Angkatan Udara Singapura menarik tiga pesawat helikopter jenis Chinook-nya yang selama ini ditempatkan di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Polonia Medan untuk tugas kemanusiaan di Aceh. Namun begitu, sejumlah alat transportasi udara lainnya masih berada di Medan.Komandan pasukan militer Singapura yang bertugas untuk misi kemanusiaan di Aceh dan Sumut, Brigadir Jenderal Goh Kee Nguan menyatakan, penarikan ini dilakukan karena jalur transportasi menuju Meulaboh sudah bisa dibuka. Dengan demikian kebutuhan akan helikopter ini sudah berkurang."Sebelumnya ada enam unit helikopter Chinook yang kita perbantukan untuk tugas kemanusiaan di Aceh. Namun, karena Meulaboh sudah tidak terisolir lagi, sebab jalur darat dan laut sudah bisa masuk ke sana, maka sebagian kita tarik kembali," kata Brigadir Jenderal Goh Kee Nguan, di Medan, Senin (17/1/2005).Nguan berbicara kepada wartawan usai mendapat kunjungan Asisten Pengamanan Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Muda TNI M Basri Sedehabi, ke pusat operasi Angkatan Udara Singapura di Hotel Novotel Soechi, Jl. Cirebon, Medan.Disebutkan Nguan, kendati tiga helikopter ini sudah ditarik, bukan berarti tugas kemanusiaan yang dilakukan Singapura di Aceh dan Sumut sudah selesai. Sebab saat ini tiga helikopter Chinook lainnya tetap berada di Sumut untuk melanjutkan tugas-tugas kemanusiaan. Demikian juga pesawat Hercules dan helikopter jenis Puma. Menurut catatan, pasukan Singapura yang mulai bertugas sejak 28 Desember 2004, sudah melakukan 401 kali penerbangan (sorties) dengan total keseluruhan 898 jam penerbangan. Termasuk di antaranya mengangkut 170,3 ton bantuan pangan, 50,2 ton bantuan medis serta 1.000 lebih relawan, pengungsi dan penumpang lainnya dari Medan ke Aceh dan sebaliknya.Prioritas penanganan militer Singapura adalah membuka jalur Meulaboh dan sekitarnya. Proses yang dilakukan termasuk mempersiapkan kondisi Bandara Cut Nyak Dien di Meulaboh, dermaga kapal, helipad, membuka rumah sakit darurat yang telah merawat 4.874 pasien di sejumlah daerah di Aceh, serta bantuan kemanusiaan lainnya. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads