Kena Peluru Nyasar, Charles Ditakutkan Tak Bisa Bertinju Lagi

Kena Peluru Nyasar, Charles Ditakutkan Tak Bisa Bertinju Lagi

- detikNews
Senin, 17 Jan 2005 19:22 WIB
Jakarta - Charles Siregar, petinju dari Boxing Camp Bulungan, terkena peluru nyasar akibat tembakan di depan gedung Kejagung. Peluru itu menyerempet pergelengan tangan kanannya. Pelatihnya, Little Hua, mengkhawatirkan Charles tidak bisa bertinju lagi. Little Hua ditemui wartawan saat menunggu pemeriksaan Charles di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, Senin (17/1/2005). Little Hua tampak sedih atas kasus yang menimpa anak didiknya itu. "Bila melihat keputusan Charles, yang ingin menjadi petinju, saya menajdi sedih. Soalnya, bila peluru yang menyerempet tangannya itu mengenai tulangnya, otomatis, dia tidak bisa bertinju lagi," kata Hua. Menurut Hua, Charles Siregar sudah menjadi petinju selama 1,5 tahun. "Selama ini dia sudah 7 kali bertanding di ajang tinju RCTI dan Indosiar," kata Hua. Saat ditemui wartawan di RSP Pertamina, tangan Charles sudah dibalut perban oleh tim dokter. Peluru dari tembakan di depan Kejagung itu, hanya menyerempet pergelangan tangan kanannya. Peluru tidak bersarang di tangannya.Namun, tangan Charles tampak berlumuran darah. Dia pun mengerang kesakitan sebelum akhirnya dilarikan ke RSP Pertamina. Saat terkena peluru itu, luka di tangannya tampak putih, seakan peluru itu mengenai tulangnya. Charles mengalami kejadian nahas itu saat berlari sore bersama rekan-rekannya, sesama petinju. Saat itu, dia lari dari kamp latihan tinjunya di Bulungan dan akan menuju Senayan. Saat dia melintas di depan Kejagung, saat itu terdengar tembakan dari dalam Kejagung. Di depan pintu gerbang Kejagung, sedang berlangsung demonstrasi dari masyarakat Cilegon, Banten. Rupanya, petugas Kamdal memberikan tembakan peringatan kepada para demonstran yang saat itu mendorong-dorong pintu gerbang. Tapi, ternyata salah satu pelurunya menyerempet tangan Charles. Saat memberikan tembakan peringatan kepada demonstran, petugas Kamdal memberikan tembakan sebanyak empat kali. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini