"Revolusi mental itu ada tiga indikator kecil, pertama tidak ada lagi kekerasan di luar maupun di dalam," kata Nasser di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (12/11/2014).
Nasser menambahkan, indikator kedua yakni Polri tidak ada lagi membuat rekayasa maupun manipulasi kasus-kasus kriminal di Kepolisian. Manipulasi ini diduga untuk mendapatkan pengaruh positif dari masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Badrodin Haiti menilai di tubuh Polri harus terdapat revolusi mental. Hal itu lantaran pemerintah memberikan harapan kepada Polri.
"Jajaran pengawas, pemerintah yang baru memberikan harapan baru ke Polri. Untuk itu konsep revolusi mental Pak Presiden harus dilakukan," ucap Badrodin terpisah.
(tfn/vid)











































