Airlangga Hartarto: Ada Upaya Mempersulit Para Caketum Golkar

Airlangga Hartarto: Ada Upaya Mempersulit Para Caketum Golkar

- detikNews
Rabu, 12 Nov 2014 23:46 WIB
Jakarta - Calon Ketum Golkar Airlangga Hartarto mencium gelagat tak baik salah satu kubu yang akan bertarung di Munas IX Partai Golkar. Airlangga merasa ada pihak yang mempersulit pencalonan para calon ketum Golkar.

"Mungkin bukan mengganjal, tapi tidak mempermudah," kata Airlangga saat ditanya soal kabar DPP Golkar mencoba mengubah syarat pencalonan ketum Golkar. Wawancara dilakukan di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (12/11/2014).

Airlangga mendengar kabar ada pihak yang ingin mengubah syarat dukungan pencalonan ketum Golkar. Seharusnya seorang kader bisa mencalonkan diri jika sudah didukung 30 persen DPD I atau II Golkar, namun kabarnya aturan itu hendak diubah. Tak hanya itu, Airlangga juga mendapat laporan kader-kader Golkar daerah diintimidasi dan diarahkan mendukung calon tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya munas ini harus diselenggarakan secara demokratis, ada hal yang dirasakan teman-teman daerah di mana nuansa mensupport pihak tertentu itu tinggi," paparnya.

Siapa pihak-pihak tertentu yang dimaksudnya?

"Pihak yang memang bekerja untuk tercapainya Munas lebih cepat dari yang ditentukan semula," jawab Airlangga.

Selama ini politikus Golkar pendukung Aburizal Bakrie kerap menyuarakan kemungkinan percepatan Munas. Pendukung Ical beralasan ada desakan dari DPD I untuk mempercepat Munas.

Airlangga juga sudah mendengar skenario untuk Ical kembali menguasai Golkar, termasuk soal agar Ical terpilih kembali secara aklamasi. "Sudah, sudah. Ya, makanya tadi saya katakan persyaratannya yang saya sebut. Apa namanya persyaratan tidak lebih dari satu kan tidak bisa aklamasi. Aklamasi itu harus bagaimana? Ya dilihat dulu dukungannya berapa banyak," tuturnya.

(hat/jor)


Berita Terkait