18 Anggota Legislatif Maluku Mundur dari Kepengurusan PKS

18 Anggota Legislatif Maluku Mundur dari Kepengurusan PKS

- detikNews
Senin, 17 Jan 2005 18:02 WIB
Ambon - Tunduk pada aturan partai, 18 anggota legislatif Maluku asal PKS, baik di DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota, mundur dari kepengurusan partai.Pernyataan pengunduran diri itu disampaikan secara langsung di hadapan sejumlah fungsionaris PKS Kabupaten/Kota dan Provinsi dalam acara bertajuk "Rapat kerja dan silaturahmi antarkader PKS" di Balai Perindustrian Provinsi Maluku, Kebun Cengkeh, Ambon, Senin (17/1/2005).Mantan Ketua Umum DPW PKS Maluku Soedarmo mengatakan, pengunduran diri di tubuh PKS merupakan tradisi. "Saya undur diri sebagai ketua umum sebagai komitmen agar tidak punya konflik kepentingan, di mana sebagai ketua umum di satu sisi dan wakil ketua DPRD Maluku," ujarnya.Dngan begitu, lanjut dia, fungsi kontrol partai terhadap kadernya di parlemen menjadi lebih efektif. "Ini juga akan memunculkan distribusi dan dinamisasi kader PKS," kata Soedarmo.Hal senada disampaikan Pjs Ketua Umum DPW PKS Maluku Syaid Mudzakir Assagaf. Menurut dia, pergantian di tubuh partai merupakan hal yang biasa terjadi. Baginya, Soedarmo telah mampu mengemban amanah partai selama menjabat sebagai ketua umum, sehingga PKS bisa diterima di masyarakat dan itu terbukti dengan hasil Pemilu 2004 lalu.Dijelaskan Assagaf, pada Pemilu 1999, PKS hanya mampu meraih 1 kursi di DPRD Provinsi dan 5 kursi di Kabupaten/Kota. Angka itu agak berubah signifikan pada pemilu 2004, di mana PKS berhasil menempatkan 18 kadernya di legislatif.Sebagai langkah prioritas, Assagaf akan melakukan pembenahan dan penguatan internal dengan menyelenggarakan Musyawarah Wilayah dalam waktu dekat, menggalang komunikasi eksternal dengan berbagai kalangan, serta menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini