DetikNews
Rabu 12 November 2014, 15:44 WIB

Serunya Lelang Terbuka Barang Rampasan Koruptor di KPK

- detikNews
Serunya Lelang Terbuka Barang Rampasan Koruptor di KPK
Jakarta - KPK siang ini melakukan lelang barang-barang elektronik yang dirampas dari para koruptor. Proses pelelangan pun berlangsung seru karena ada beberapa orang yang baru pertama kali mengikuti lelang.

Proses lelang dilakukan di halaman belakang gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2014). Ada 42 barang yang dilelang, sebagian besar adalah handphone.

Ada puluhan orang yang ikut dalam proses lelang itu. Uniknya, sebagian besar peserta lelang baru pertama kali mengikuti proses lelang.

Beberapa barang menjadi target sasaran para peserta lelang. Salah satunya adalah handphone Samsung Galaxy Note 2 hasil rampasan dari Deviardi, terpidana kasus suap kepala SKK Migas.

KPK membuka harga awal yakni Rp 1,5 juta untuk barang yang dirampas dari Deviardi itu. Tentu itu merupakan harga yang sangat menarik untuk HP sekelas itu.

Saat proses pelelangan berlangsung, para peserta seolah ingin berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan barang incaran itu. Panitia lelang membuka harga dan langsung puluhan orang mengangkat tangan tanda ingin memiliki barang itu.

Panitia lelang terus menaikkan harga dengan kelipatan Rp 100 ribu. Hingga di angka Rp 2,5 juta, peserta yang mengangkat tangan masih banyak.

Tanpa terasa harga sudah mencapai Rp 3,2 juta, masih ada dua peserta yang bertahan. Akhirnya barang yang tadinya dimiliki Deviardi itu dilepas dengan harga Rp 3,3 juta.

Peserta lelang ternyata baru menyadari kalau harga yang disepakati begitu tinggi. "Aduh baru sadar kalau harganya ketinggian, tadi soalnya di pikiran tu yang penting enggak kesaing sama yang lain aja, namanya kita baru pertama ikut lelang" kata Andi, salah seorang peserta lelang diiringi tawa.

Tak hanya Samsung Galaxy Note 2 milik Deviardi saja yang dilepas dengan harga tinggi, ada juga Blackberry Q10 milik Mario Bernardo yang terjual seharga Rp 3 juta. Padahal, harga awal yang ditetapkan KPK hanya Rp 800 ribu.

Lain halnya dengan beberapa benda lain yang tak menjadi incaran. Benda yang tak jadi incaran peserta malah dijual dengan harga yang sangat murah, salah satunya HP Nokia model 100 type RH 130 yang dijual dengan harga Rp 50 ribu. HP itu adalah sitaan dari Mohammad Dian Irwan yang terjerat kasus pajak.


(kha/rmd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed