Bush Didesak Bikin Seremoni Pelantikan yang Sederhana

Bush Didesak Bikin Seremoni Pelantikan yang Sederhana

- detikNews
Senin, 17 Jan 2005 16:52 WIB
Jakarta - Para pengkritik Gedung Putih mendesak Presiden AS George W Bush untuk tidak bermegah-megah dalam pelantikan dirinya yang terpilih kembali untuk kedua kali. Seremoni yang megah dianggap tidak layak di waktu perang seperti sekarang ini.Bush akan dilantik pada Kamis (20/1/2005) mendatang waktu setempat dengan pengamanan yang sangat ketat. Acara tersebut disebut-sebut akan menelan biaya jutaan dolar AS. Tepatnya, sekitar US$ 40 juta.Menurut para pengkritik, dengan adanya personel AS yang hampir setiap hari tewas ataupun luka-luka di Irak, maka seremoni pelantikan Bush tahun ini harus lebih sederhana."Saya berharap mereka akan meniru tradisi Presiden Wilson dan President Roosevelt, yang pada saat peerang mengadakan perayaan biasa," ujar Perwakilan Demokrat Robert Menendez."Saya pikir ketika para pria dan wanita sekarat, kita seharusnya memikirkan kenyataan mengenai bagaimana kita bersikap di dalam negeri," imbuhnya kepada televisi CNN seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (17/1/2005).Sebelumnya, Perwakilan Demokrat Anthony Weiner juga menulis surat ke Bush beberapa waktu lalu. Dalam suratnya, ia mendesak Bush untuk mengalokasikan sebagian dari dana US$ 40 juta itu "untuk digunakan dengan lebih sesuai pada waktu-waktu sulit ini." Misalnya, dengan memberikan bonus ataupun peralatan bagi pasukan AS di Irak.Pekan lalu kepada wartawan, Bush menekankan bahwa tidak ada masalah dengan sumber dana tersebut ataupun bagaimana dana acara pelantikan itu akan digunakan. Diingatkannya bahwa dana tersebut seluruhnya digalang dari donasi-donasi swasta."Tidak ada uang para pembayar pajak yang terlibat dalam hal ini," tegas Bush yang juga menolak usulan untuk memberikan sebagian dana tersebut ke negara-negara korban tsunami, 26 Desember lalu."Banyak orang yang datang ke pelantikan ini telah memberi bagi korban-korban tsunami," ujar Bush beralasan.Donasi untuk acara pelantikan Bush itu kabarnya banyak datang dari perusahaan-perusahaan besar. Bahkan lusinan perusahaan kontributor masing-masing telah menyumbang sebesar US$ 250.000 -- batas maksimum donasi yang diterima komite perencana pelantikan. (ita/)


Berita Terkait