Bacakan Pledoi, Hafitd Terisak dan Syifa Bertasbih

Pembunuhan Ade Sara

Bacakan Pledoi, Hafitd Terisak dan Syifa Bertasbih

- detikNews
Selasa, 11 Nov 2014 17:00 WIB
Bacakan Pledoi, Hafitd Terisak dan Syifa Bertasbih
(Foto: Yoga/detikcom)
Jakarta -

Asyifa Ramadhani (Syifa) dan Ahmad Imam Al Hafitd, terdakwa pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, dituntut hukuman seumur hidup. Dalam persidangan dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan yang dijatuhkan terhadap keduanya, Hafitd terisak. Suaranya terbata-bata.

Bertempat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014) suara isak tangis tak henti-hentinya mengiringi pembacaan pleidoi mantan kekasih Ade Sara tersebut. Hakim yang mendengarnya sempat meminta Hafitd untuk menenangkan diri terlebih dahulu agar dapat membacakannya dengan suara jelas.

Sementara itu, Syifa yang duduk di sebelahnya tampak komat-kamit membaca doa dengan memegang tasbih. Syifa juga terlihat berlinangan air mata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perempuan berkerudung hitam putih itu belum dapat membacakan pleidoinya hari ini lantaran belum siap. Dia meminta untuk ditangguhkan sampai dengan Senin (18/11) mendatang.

Usai persidangan, Syifa sempat memberikan pernyataan kepada wartawan. Dengan mata sembab dia mengatakan pasrah dengan proses hukum yang sedang berjalan.

"Kejadian ini sudah tertulis dalam takdir Allah, jadi saya hanya bisa menerima dan pasrah," ujar Syifa.

(aws/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads