"Kalau memang subsidinya bisa diturunkan, akan lebih baik. Mereka pasti punya kalkulasi dan pertimbangan," kata Paloh di kantor DPP NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014).
Walau begitu, Paloh mengaku kebijakan menaikan harga BBM subsidi akan menjadi kebijakan kurang populer untuk pemerintahan Jokowi-JK. Tapi tetap, Paloh melihat kebijakan itu untuk masyarakat yang lebih luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βDi tengah isu kenaikan harga BBM subsidi ini, beberapa politisi menentangnya. Hal itu disebut Paloh sebagai bentuk pencitraan.
"Ketika semua para elite politik mabok pencitraan, NasDem tidak harus melakukan itu," tutup Paloh
(vid/fdn)











































