Ahok Siap Tak Populer dan Dimarahi Pemotor karena Larang Motor Melintas di HI

Ahok Siap Tak Populer dan Dimarahi Pemotor karena Larang Motor Melintas di HI

- detikNews
Selasa, 11 Nov 2014 13:04 WIB
Ahok Siap Tak Populer dan Dimarahi Pemotor karena Larang Motor Melintas di HI
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok sadar risiko membuat kebijakan melarang pemotor melintas di kawasan Bundaran HI hingga ke Medan Merdeka Barat. Ahok mengaku kebijakan itu dilakukan demi kebaikan masyarakat.

"Memang nggak ada pilihan, karena yang meninggal di Jakarta ini tiap hari 2-3 orang, itu di Jakarta saja. orang terlalu lelah naik motor, jadi mau nggak mau kita harus paksa dia berhenti. Kalau dia naik motor dari pinggir kota, sampai di tengah kota ini yang jalur padat kita harus paksa dia berhenti dan naik bus saja lebih santai. Makanya kita mesti sediakan bus tingkat gratis," terang Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Selasa (11/11/2014).

"Di Jakarta ini 2-3 rata-rata adalah tulang punggung keluarga dan rata-rata anak-anaknya masih kecil-kecil. Memang orang enggak senang, ini tidak populer. Orang pasti marah. Ya sudah kamu mau marahin saya terserah. Saya tidak mau anda jadi mati saja," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menegaskan, dirinya tidak melarang motor. Para pemotor masih tetap bisa memakai motor lewat pinggir di luar jalur utama, tapi sampai di tengah kota harus istirahat.

"Karena sudah tidak kuat lagi pegang motor di tengah kota, nanti kecelakaan," tambahnya.

(ros/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads