Boneka Batik Girl Jadi Program Didikan Napi di Rutan Pondok Bambu

Boneka Batik Girl Jadi Program Didikan Napi di Rutan Pondok Bambu

- detikNews
Selasa, 11 Nov 2014 10:28 WIB
Boneka Batik Girl Jadi Program Didikan Napi di Rutan Pondok Bambu
Foto: Yudhistira Amran Saleh
Jakarta - Berada di rumah tahanan (rutan) bukan berarti tak bisa berkarya. Boneka Batik Girl yang jadi ikon program pemberdayaan narapidana wanita kini juga dimanfaatkan Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Berkarya lewat boneka beraksesoris batik ini bukan cuma mengasah kreativitas para napi. Keuntungan dari penjualan produk ini pastinya juga dirasakan warga binaan.

"Warga binaan disuruh buat boneka dengan tema batik dengan harapan ke depan mereka punya bekal di kemudian hari apabila dia keluar dari rutan," kata Kepala Rutan Pondok Bambu, Sri Susilarti, Selasa (11/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program pembinaan ini diharapkan bisa mendidik warga binaan menjadi mandiri. Hasil karya bernilai ekonomis ini pun bisa menghasilkan keuntungan.

Menurut Sri, keuntungan nantinya juga disisihkan untuk bantuan kemanusiaan bagi penderita HIV/AIDS dan anak jalanan. "Secara kemanusiaan pun kami dapat menyumbangkan," sambung Sri.

Para warga binaan yang mengenakan kaos warna hitam tampak antusias mengikuti penandatanganan program ini. Tapi tak tampak kehadiran mantan anggota DPR Angelina Sondakh dan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

"Kita sudah memberikan informasi, kalau mereka tidak mau hadir itu terserah mereka kita tak boleh memaksa karena mereka statusnya masih tahanan," jelas Sri.

(fdn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads