Bahasa Indonesia Jokowi Saat Bertemu Para Pemimpin Dunia

Laporan dari Beijing

Bahasa Indonesia Jokowi Saat Bertemu Para Pemimpin Dunia

- detikNews
Senin, 10 Nov 2014 19:45 WIB
Bahasa Indonesia Jokowi Saat Bertemu Para Pemimpin Dunia
Jokowi saat bertemu dengan Obama
Beijing - Ada lima kepala negara yang sejauh ini sudah ditemui presiden Joko Widodo. Saat berdiskusi dengan semuanya, Jokowi bicara dalam Bahasa Indonesia.

Jokowi mengawali pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Lalu, setelah itu dilanjutkan dengan perdana menteri Li Keqiang. Saat berdialog dengan mereka, mantan wali kota Solo itu bicara dalam bahasa Indonesia. Bahkan tak segan-segan menyatakan dengan lugas, keinginan untuk kerjasama sesuatu yang konkret. Bukan lagi basa-basi perkenalan, walau Jokowi datang sebagai presiden baru.

"Indonesia ingin hubungan ini lebih dikonkretkan lagi sehingga nanti kedua negara mendapatkan keuntungan baik rakyat Indonesia dan rakyat Tiongkok," ucap Jokowi kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini, Jokowi melanjutkan pertemuan bilateralnya dengan empat pemimpin negara lain. Pertama, Perdana Menteri Shinzo Abe. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berbahasa Indonesia. Lagi-lagi, bahasannya adalah soal investasi.

Kemudian di Hotel Westin, presiden bertemu dengan presiden AS Barack Obama. Kali ini, di pengantarnya, Jokowi bicara soal isu keamanan dan radikalisme. Tentu saja dalam bahasa Indonesia.

Pertemuan selanjutnya adalah dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang di arena CNNC, Beijing. Jokowi kembali bicara soal investasi dan hubungan kerjasama kedua negara.

Terakhir, pertemuan bilateral Jokowi digelar dengan presiden Rusia Vladimir Putin. Secara tegas, Jokowi menyampaikan ajakan untuk berinvestasi.

"Dalam hubungan Indonesia Rusia yang sudah baik ini saya mengajak untuk lebih ditingkatkan lagi dan saling mengisi dan saling percaya. Kita juga mengajak Rusia untuk investasi di Indonesia untuk bidang-bidang energi, power plant, railway, irigasi, pangan dan manufaktur," tutur Jokowi dalam bahasa Indonesia.

(mad/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads