"Nanti kami pertimbangkan lagi. Apakah pakai traffic light atau tidak," kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas saat ditemui di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/11/2014).
Namun, saat ditanya soal siapa-siapa saja nama calon Jaksa Agung yang telah disetorkan, Busyro mengaku tak tahu. Komisioner bidang pencegahan itu mengaku sejak hari Jumat berada di Yogyakarta, sehingga belum mengakses informasi ke pimpinan yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Busyro menegaskan bahwa KPK siap untuk menelusuri rekam jejak para calon Jaksa Agung. Apalagi, hal itu pernah dilakukan saat Presiden Jokowi menyeleksi para menteri.
"Ini kan sama seperti presiden minta informasi mengenai catatan-catatan yang terkait dengan kewenangan KPK seperti kemarin saat menyeleksi menteri," ungkapnya.
(kha/mpr)










































