"Saya dari awal berpendapat Munas PG adalah 2015, sesuai keputusan Munas 2009. Waktunya bisa antara bulan Januari sampai dengan Oktober. Pokoknya tahun 2015," kata Hajri saat berbincang dengan detikcom, Senin (10/11/2014).
Jika Ical ingin mempercepat Munas, kata Hajri, maka harus berdasarkan pada permintaan DPD-DPD I dan ormas Golkar. Jika ada permintaan, maka harus dibahas terlebih dulu di rapat pleno DPP Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika tidak, maka Munas tersebut bisa digugat sebagai cacat hukum," tambah mantan Wakil Ketua MPR ini.
Isu di internal Golkar, Ical akan mempercepat Munas ke akhir November 2014. Isu ini ramai dibahas di internal Golkar, sebab akan berpengaruh ke persiapan para calon ketum.
(trq/try)











































