Jelang Kongres PDIP, Nama Guruh Mulai Didengungkan di Bali
Senin, 17 Jan 2005 14:54 WIB
Denpasar -
Menjelang Kongres PDIP, nama Guruh Soekarnoputra mulai didengung-dengungkan di Bali sebagai calon alternatif ketua umum setelah Megawati Soekarnoputri. Sementara SMS "Jangan pilih Mega" terus beredar.Masuknya nama Guruh disampaikan Wakil Bendahara DPD PDIP Bali Ida Bagus Astawa Manuwaba kepada detikcom melalui telepon, Senin (17/1/2005)."Dari hasil Konfercabsus di beberapa DPC, muncul nama Guruh selain Ibu Mega. Namun Guruh hanya sebatas calon alternatif," katanya.DPC PDIP yang telah melakukan konfercabsus antara lain Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Tabanan, Bangli, Gianyar, dan Klungkung. Sedangkan yang akan menggelar konfercabsus antara lain Kabupaten Jembrana, Buleleng, dan Karangasam."Dari hasil konfercabsus, DPC mayoritas memutuskan untuk tetap menjagokan Ibu Mega. Sedangkan DPD akan menetapkan calon ketua umum dalam konferdasus setelah semua DPC menggelar konfercabsus. Kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan-bulan ini," katanya.Sementara isu untuk menggulingkan Mega mulai merebak di Bali. Disebutkan, ada beberapa SMS yang diterima para pengurus DPC akhir-akhir ini, terutama setiap menjelang konfercabsus. Isinya antara lain "Asal tidak Mega" dan "Jangan pilih Mega".SMS itu ada kaitannya dengan jaringan anti-Mega yang digalang Kwik Kian Gie dan Arifin Panigoro? "Ada. SMS itu jelas sebagai bukti. Namun (kekuatannya) tidak besar. Kalau di Bali, kita konsisten dan komitmen menjagokan Ibu Mega. Para petinggi PDIP di Bali menilai penyebaran isu anti-Mega hanya sebagai wacana demokrasi," tukas Astawa.Kongres PDIP rencananya akan digelar di Hotel Inna Bali Beach, Sanur, Bali pada 25-30 Maret 2004.
(sss/)










































