Banjir di Palembang Diperkirakan Membesar
Senin, 17 Jan 2005 14:51 WIB
Palembang - Hujan yang turun hampir setiap hari di Palembang membuat sejumlah kawasan pemukiman kebanjiran. Kondisi ini diperkirakan kian parah jika ada kiriman banjir dari Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir, yang saat ini sudah banjir.Akan mampukah Sungai Musi menampung luapan air dari Sungai Ogan yang kini tak mampu lagi menampung air di Ogan Komering Ilir dan Ogan Ilir? Yang jelas, mungkin Pemerintah Palembang harus menyiapkan langkah antisipasi, termasuk memikirkan lebih awal jika terjadi bencana banjir lebih besar, seperti yang terjadi pada 2003 lalu.Apalagi, aliran air di Sungai Musi tersebut larinya ke laut yang kondisinya berada dalam puncak ketinggian sehingga menyebabkan alirannya lambat bahkan bisa terhenti."Akibatnya, bisa ditebak, air sungai bisa meluap hingga ke pemukiman dan jalan-jalan, apalagi kalau kondisi drainase yang tersumbat. Air hujan menjadi lambat mengalir," kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Suyatim, kepada pers, di ruang kerjanya, Jalan Raya Betung-Palembang, Senin (17/1/2005).Tak hanya itu. Menurut Suyatim, posisi Palembang juga terancam mengingat curah hujan sudah di atas normal. Misalnya Sabtu (15/1/2005) kemarin, curah hujan mencapai 100 mm. Padahal, normalnya pada kisaran 10-20 mm.Hal itu diperparah dengan air pasang yang tingginya sudah mencapai puncak 4,0 meter. "Kedua potensi ini yaitu, curah hujan dan air pasang, kalau bergabung akibatnya ya tidak lain, banjir," terangnya.Ironisnya, ketinggian air pasang tersebut tidak terjadi hanya sebentar. Sebab, berdasarkan ilmu meteorologi, posisi bumi, bulan dan matahari yang berdekatan menyebabkan air pasang menjadi tinggi. Dan posisi berdekatan itu, masih berlangsung hingga memasuki bulan Februari ini. Sedangkan, curah hujan yang tinggi masih akan berlangsung hingga Maret. "Sehingga kita harus terus waspada, karena kondisi seperti ini menurut perkiraan masih akan berlangsung lama," kata Suyatim.Sebelumnya Walikota Palembang Eddy Santana Putra MT, ada beberapa upaya penanggulangan banjir yang bisa dilakukan sekarang. Misalnya, mengusahakan agar saluran air tidak tersumbat."Ya, upaya yang tepat untuk saat ini normalisasi sungai dan menjaga kebersihan sungai. Kita terus imbau agar masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih, terutama di aliran sungai dan drainase. Jangan membuang sampah sembarangan. Program Cinta Kali bersih itu harus diteruskan hingga ke tingkat kecamatan," katanya.
(nrl/)











































