Di Kota Temanggung, Muncul Spanduk Lowongan Sekda

Di Kota Temanggung, Muncul Spanduk Lowongan Sekda

- detikNews
Senin, 17 Jan 2005 14:31 WIB
Temanggung - Buntut mundurnya para pejabat di pemerintahan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah beberapa waktu lalu, kini muncul sejumlah spanduk berisikan tentang lowongan jabatan. Lowongan yang dipromosikan itu adalah untuk posisi Sekda (sekretaris daerah). Tidak hanya sekda, yang merupakan jabatan tertinggi ketiga setelah bupati dan wakil bupati itu. Spanduk-spanduk itu juga mempromosikan lowongan jabatan asisten I dan III, kepala bagian, camat, dan beberapa jabatan untuk staf eselon III dan IV. Spanduk itu jelas bisa dinikmati hari ini, Senin (17/1/2005) di Jl. Ahmad Yani, tidak jauh dari kantor Sekda Temanggung. Entah, siapa yang memasan spanduk putih sepanjang 6 meter itu. Spanduk itu bertuliskan sebagai berikut, "Dibuka lowongan Sekda, Asisten I, Kabag, camat, dan pejabat eselon 3 - 4, banyaaaaak sekali. Hubungi Cahyono, Camat Parakan". Cahyono adalah Camat Kecamatan Parakan yang tidak ikut mundur dan merupakan orang dekat Bupati Totok Ary Prabowo.Hingga saat ini, di antara para pejabat Pemkab Temanggung yang mengundurkan diri secara beramai-ramai itu, sebagian memang belum datang ke kantor. Meski mereka sudah ada yang masuk kantor mereka hanya duduk-duduk santai sambil ngobrol dengan pegawai lainnya, tetapi tidak mengerjakan pekerjaannya. Mereka semua sudah diperiksa dan dimintai keterangan oleh tim kepegawaian Provinsi Jateng dan Bawasda Temanggung.Beberapa orang staf di Sekda ketika ditanya wartawan mengenai keberadaan Sekda, hanya mengatakan, "Bapak tidak ada, belum masuk kantor karena masih sakit." Sekda Drs Setya Adji MM sampai saat ini masih beristirahat di rumahnya untuk memulihkan kesehatan setelah beberapa hari terbaring di RSUD Temanggung karena menderita hipertensi.Sementara itu di gedung DPRD Temanggung hari ini dilakukan rapat tertutup oleh tim pansus. Rapat itu untuk membahas rencana pemanggilan sejumlah pejabat pemerintah dan pejabat negara, LSM dan tokoh masyarakat berkaitan dengan ditolaknya jawaban bupati saat dilakukan interpelasi oleh dewandan adanya tuntutan masyarakat agar bupati mundur.Selain itu di dewan juga berlangsung rapat keenam masa sidang I tahun 2005 dengan agenda pengesahan panitia anggaran dan panitia musyawarah. Namun undangan yang ditujukan kepada 20 orang camat se-Temanggung itu ternyata dihadiri seluruh sekretaris kecamatan (sekcam). Tidak satu pun camat hadir. Namun, belum jelas mengapa para camat itu tidak datang.Saat ini diperoleh informasi Bupati Totok Ary Prabowo pergi ke Jakarta menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi di Temanggung. (asy/)


Berita Terkait