Kisah Ryamizard Ryacudu yang Senang Ditunjuk Jokowi Jadi Menhan

Kisah Ryamizard Ryacudu yang Senang Ditunjuk Jokowi Jadi Menhan

- detikNews
Senin, 10 Nov 2014 09:32 WIB
Kisah Ryamizard Ryacudu yang Senang Ditunjuk Jokowi Jadi Menhan
Bandung - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memberikan pembekalan kepada Pasis (Perwira Siswa) Dikreg (Pendidikan Regular) XLI Sesko (Sekolah Komando) TNI. Di hadapan siswa, Ryamizard bercerita senangnya saat ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi salah satu menteri.

Ryamizard memulai ceramahnya di Sesko TNI, di Jalan Martanegara 11, Bandung, Jabar, pukul 08.30 WIB, Senin (10/11/2014). Saat tiba di lokasi, ia disambut Dansesko TNI Letjen Sonny Widjaja, Pangdam III Siliwangi Mayjen Dedi Kusnadi dan jajaran TNI lainnya.

"Saya sangat gembira, berterima kasih dan banyak bersyukur pada saat saya ditunjuk sebagai Menhan. Kalau menteri lain mungkin biasa-biasa saja," ujar Ryamizard di hadapan 134 Pasis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu alasan mantan KSAD ini senang terpilih jadi Menhan karena dia bisa kembali lagi ke lingkungan TNI. Ryamizard mengaku senang bisa menyampaikan banyak hal kepada calon-calon pimpinan TNI ke depan seperti para Pasis.

"Ditunjuk sebagai Menhan kembali ke habitat saya, saya bisa bertemu dengan kalian. Bisa menyampaikan hal-hal penting kepada kalian, kepada seluruh jajaran TNI. Selama ini saya selalu berbicara di tempat-tempat umum, di Pasca Sarjana, lalu 3-4 tahun ini jadi dosen tetap. Jadi saya senang ditunjuk sebagai Menhan," kata Jenderal (Purn) bintang 4 itu.

Ryamizard mengaku akan berusaha untuk bisa mengemban amanat dengan baik. Ia memberikan penjelasan bagaimana pentingnya membangun kesadaran bela negara kepada para Perwira Siswa Komando ini.

"Membangun kesadaran bela negara berarti membangun watak sendiri. Sadar berbangsa dan bernegara dan yakin pada Pancasila sebagai ideologi negara. Kalau kita menyanyikan lagu Indonesia Raya, bangunlah jiwanya, baru bangun badannya. Bagaimana kita bisa membangun badan kalau jiwanya tidak benar," tutur Ryamizard.

Putra pejuang perang Mayjend Musanif Ryacudu ini bercerita sempat tidak diijinkan dulu untuk belajar di Sesko TNI oleh atasannya. Namun akhirnya ia berhasil meyakinkan bahwa pendidikan komando itu penting. Akhirnya ia pun bisa belajar di Sesko TNI.

"Saya minta itu karena saya jarang sekolah. Sesko TNI itu penting, karena sudah yang paling tinggi. Saya bilang ke Wapres Pak Tri beliau bilang 'Kamu ambil (pendidikan) di Sesko, nggak ikut Lemhanas nggak apa-apa, yang penting Sesko'. Saya tidak ikuti Lemhanas tapi saya disuruh ceramah di Lemhanas," Ryamizard menjelaskan.

"Kalian adalah pemimpin TNI yang akan datang. Harapan saya dalam perjalanan kalian tidak terpeleset dari hal-hal yang tidak penting," tutupnya.

(ear/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads