Di Kecamatan Karanggede, angin ribut menerjang delapan desa yaitu Sendang, Karang Kepoh, Dologan, Klari, Sranten, Kebonan, Tegalsari dan Bantengan. Kondisi paling parah terjadi di Desa Karang Kepoh karena jalan masuk menuju desa tersebut terhalang oleh pohon-pohon yang tumbang ke tengah jalan sehingga hingga Jumat (7/11/2014) petang tidak bisa dilewati.
"Kami sudah menghubungi seluruh kepala desa untuk segera melakukan pendataan dan melaporkannya. Yang sudah terlaporkan dua rumah warga di Desa Sendang roboh total dan puluhan rumah lainnya rusak. Sebagian besar wilayah Karanggede malam ini tidak teraliri listrik," ujar Camat Karanggede, Binasih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Kecamatan Wonosegoro hujan angin juga menyapu sejumlah desa. Meskipun angin ribut hanya terjadi tak lebih dari 10 menit, namun jaringan listrik menjadi rusak karenanya. Sejumlah bagian di kawasan itu malam ini dalam kondisi gelap gulita karena tidak ada aliran listrik.
Di kecamatan Andong, angin ribut melanda tiga desa yaitu Kunti, Kadipaten dan Pelemrejo. “Kami masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum,” kata Camat Andong, Sucipto, saat dihubungi.
Sedangkan di Kecamatan Klego, hujan disertai angin kencang antara lain melanda desa yaitu di Gondanglegi, Klego dan Karangmojo. Camat Klego, Mustaqim, mengatakan ada tiga rumah warga yang roboh di Desa Gondanglegi.
(mbr/ahy)










































