Dalam rilisnya kepada detikcom, Marwan menyebutkan blusukan-nya di permukiman transmigrasi Bekkae untuk melihat perkembangan masyarakat transmigran yang merupakan desa binaan kementeriannya sejak tahun 2011 lalu.
Marwan dan rombongannya diterima secara resmi oleh Bupati Wajo Burhanuddin Unru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marwan menambahkan, pemukiman transmigrasi yang telah dibina, namun belum berkembang agar melengkapi infrastruktur ekonomi dan sosial yang memadai, dengan pemberian stimulan dan pendampingan serta menuntaskan masalah-masalah yang ada.
"Permukiman transmigrasi baru agar terintegrasi dengan permukiman penduduk setempat, memperhatikan ketersediaan lahan tempat berusaha yang potensial," jelas Marwan.
Terhadap kawasan transmigrasi yang sudah ada dan belum berkembang, kata Marwan, dapat dipercepat pengembangannya melalui model Kota Terpadu Mandiri (KTM). Tujuannya untuk mewujudkan Kawasan Perkotaan Baru (KPB) dan sentra-sentra agribisnis dan agroindustri. Diharapkan, kawasan tersebut bisa menarik investasi.
"Sehingga bisa menggerakkan perekonomian para transmigran dan penduduk serta membuka kesempatan kerja dan peluang usaha," tutupnya.
(mna/try)











































