Masih Perlu Psikiater, Tinul Sudah Mengantor Lagi

Masih Perlu Psikiater, Tinul Sudah Mengantor Lagi

- detikNews
Senin, 17 Jan 2005 11:28 WIB
Jakarta - Tinul alias Novia Herdiana masih memerlukan bantuan psikiater seiring dengan terbelitnya dia dalam kasus penembakan Yohanes B.Haerudy Natong alias Rudy di Bar Fluid oleh Adiguna Sutowo. Meski demikian, dia sudah mulai mengantor kembali."Bu Tinul sudah mulai mengantor lagi Jumat lalu," kata pengacara Tinul, Djufri Taufik, dalam perbincangan dengan detikcom per telepon pukul 11.10 WIB, Senin (17/1/2004).Meski statusnya masih tersangka dalam kasus memberikan keterangan palsu di bawah sumpah dan diancam dengan hukuman 7 tahun penjara, namun Tinul sudah tidak dikawal polisi lagi. "Sudah tidak dikawal polisi lagi atas permintaan Ibu Tinul sendiri," kata Djufri.Seperti diketahui, Tinul adalah salah satu eksekutif Hotel Mulia, hotel bintang 5 di kawasan Senayan, Jakarta. Perempuan 38 tahun ini dijadikan tersangka karena sebelumnya mengaku tak tahu menahu dalam insiden penembakan pada malam pergantian tahun 1 Januari silam itu. Belakangan dia mengakui melihat insiden itu dan menjadi saksi kunci.Akibat insiden ini pula, Tinul mengalami tekanan mental. Dia sering histeris di pagi hari dan ketakutan bertemu orang. Dia pun dirawat psikiater RSCM guna menstabilkan kondisinya. Untuk itu dia mengambil cuti beberapa hari. "Saat ini bantuan psikiater masih diperlukan," kata Djufri. Konsultasi dengan psikiater pekan lalu dilakukan Tinul karena dia memiliki dilema antara menempuh keputusan yang mencederai kesetiakawanan terhadap Adiguna, atau tidak dengan kasus yang sedang dihadapi. Tetapi, risiko yang sangat ditakutkan Tinul kemudian muncul, ketika Tinul dijadikan tersangka lain. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads