Terlibat Teroris,Istri Noordin M Top akan Disidangkan di Bangil
Senin, 17 Jan 2005 10:47 WIB
Surabaya -
Munfiatun 28 tahun, istri Noordin M. Top tersangka peledakan bom diberbagai tempat yang sekarang menjadi buronan, hari ini dibawa ke Kejaksaan Negeri Bangil Pasuruan Jawa Timur. Perempuan asal Jepara, Jawa Tengah ini sebagai tersangka menyembunyikan buronan Noordin M Top dan terlibat dalam pemalsuan dokumen. Ia akan disidangkan di PN Bangil Pasuruan, dengan alasan lokasi kejadian dan para saksi-saksi berada di Bangil.Munfiatun tiba di Surabaya Senin pagi (17/1/2005) dengan menggunakan pesawat Garuda dan langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, untuk menjalani pemeriksaan. Setelah itu, akan dibawa ke Bangil, Pasuruan.Pemeriksaan di Kejati Jatim berlangsung mulai pukul 08.45 Wib sampai pukul 9.45 Wib. Munfiatun diperiksa di salah satu ruangan tertutup di kantor tersebut. Saat keluar dari kendaraan maupun menuju kendaraan setelah menjalani pemeriksaan, Munfiatun mengelak dari jepretan wartawan maupun kamera televisi dengan menutupi wajahnya dengan jaket biru.Munfiatun yang mengenakan busana muslim dan wajahnya tertutup cadar hitam menyembunyikan wajahnya dengan jaket sambil menunduk. Ia berusaha menghindar saat diambil gambarnya. Para wartawan foto maupun kameramen hanya bisa mengambil gambar dari balik jendela saat diperiksa.Menurut Kepala Humas Kejati Jawa Timur, Mulyono, istri Noordin Top ini dituduh terlibat dalam pemalsuan dokumen dan terlibat dalam terorisme karena menyembunyikan teroris. "Kenapa dibawa ke Bangil, karena locus delicti di sana, ada 9 saksi di sana nanti," kata Mulyono.Munfiatun ditangkap pertengahan September 2004 lalu di Bekasi, Jawa Barat. Menurut pengakuannya, ia menikah dengan Noordin M Top di Pasuruan, Juli 2004 lalu. Saat menikah, ia menyadari lelaki yang dinikahinya merupakan buron karena menjadi pelaku teroris. Bahkan Nurdin sebelum menikah memberitahukan bahwa dia buron yang sedang dikejar-kejar pihak kepolisian. Untuk mendapatkan surat-surat resmi, Munfiatun menghubungi salah satu modin di Bangil, Pasuruan. Saat menikah, Munfiatun memalsukan identitas suaminya berganti nama menjadi Abdul Rasyid. Selain itu, Noordin M Top dan Munfiatun pernah sembunyi bersangka tersangka teroris lainnya di rumah tersangka teroris lainnya bernama Chandra di Pasuruan selama 3 hari. Karena dia mengetahui Noordin M Top pernah tinggal di Bangil, maka sidangnya di Bangil.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































